Mulut mu Harimau mu (Susahnya Menjaga Rahasia)

Gambarnya nyomot dari www.gerrilya.wordpress.com

Gambarnya nyomot dari http://www.gerrilya.wordpress.com

Kasus 1
Bunga (bukan nama sebenarnya) sambil sesenggukan menghampiri diriku.
Bunga : Hiks.. hiks.. Mbak, Si Mawar keterlaluan banget (Mawar : bukan nama sebenarnya juga😀 ). Aku udah percaya sama dia, eh dia menghianatinya
Anix : Lho, sek sek. Iki ono opo,kok pakek hianat-menghianati, koyok sinetron ae.
Bunga : Iku lo mbak, Aku kan cerito neng mawar nek aku dilamar kumbang. Nanging, aku durung siap. Dadine gak sido.Tapine karo Mawar dicritakno neng wong liyo. Memang Mawar cuma crita ke Melati. Melati juga cuma cerita ke Dahlia. Tapi Akhire menyebarlah gosip. Soale Dahlia cerito nang Kenanga,Kenanga cerito nang Lili dst… Ceritone maleh dadi aneh-aneh.
Anix : Halah, iku jenenge wis dadi rahasia umum. Sampeyan se, kok gak crito neng aku. Nek gak gelem, kene gawe aku wae,hehehe. *Langsung kabur, takut diantem sandal*, Tapi nek diantem HP gak popo, tak tampani😀

Mungkin kisah diatas sudah sangat familiar bagi kita. Ato jangan-jangan kita sendiri menjadi pelakunya ?? Terkadang karena kita tidak bisa menjaga omongan, akhirnya kita merugikan orang lain, merusak hubungan orang lain dll. Hal ini jangan dianggap enteng. Walaupun kita disuruh menjaga rahasia yang sangat sepele, kita harus menjaganya sampai titik darah penghabisan (cieh..). Kenapa menjaga rahasia sebegitu pentingnya ?

1. Sekali anda mengecewakan orang, maka akan termindset pada orang tsb kalau anda mengecewakan. Sekali berbohong, Selamanya anda tidak akan dipercaya. Sekali membeber rahasia, orang tidak akan percaya lagi cerita pada anda.
2. Mulut merupakan salah satu pintu Neraka
“Rasulullah ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga, lalu beliau menjawab, ‘Taqwa kepada Allah dan akhlaq yang baik.’ Beliau juga ditanya tentang perkara yang paling banyak mengantarkan orang masuk ke neraka, beliau menjawab, ‘Mulut dan kemaluan.'” (HR Tirmidzi)
Lubang mulut berarti jalan masuknya makanan. Tidak sedikit orang yang tidak mampu menahan mulutnya dari makanan yang haram. Baik yang haram karena dzatnya, maupun yang haram karena proses mendapatkannya. Kebanyakan manusia tidak tahan lapar, sebaliknya sangat rakus terhadap makanan. Agar tidak lapar dan nafsu perutnya terpenuhi, manusia tak segan-segan berbuat nekat, seperti mencuri, merampok, korupsi, dan sebagainya.

Mulut, selain berfungsi sebagai jalan masuknya makanan, juga alat untuk berbicara. Dalam hal ini terlalu banyak manusia yang mudah berkata-kata kotor. Mulai dari berkata kurang sopan, berdusta, sampai dengan memfitnah. Ada pepatah mengatakan: “Sedikit orang yang celaka karena kakinya, sebaliknya banyak orang yang jatuh tersungkur karena lidahnya.” Lidah memang tak bertulang!

Berkait dengan masalah lubang mulut ini, Rasulullah pernah bersabda:
“Barangsiapa yang dipelihara Allah dari kejelekan apa yang berada di antara kumis dan jenggotnya (mulut), dan kejelekan apa yang berada di antara kedua pahanya (kemaluan), niscaya ia akan masuk surga.” (HR Tirmidzi)

Ya, dua hal ini yang sering menjerumuskan kita kedalam dosa. Jadi hati-hati menjaganya untuk alasan ketiga, keempat mungkin teman2 bisa menambahkan🙂

Saya sendiri punya pengalaman tidak mengenakkan mengenai menjaga rahasia ini. Gak enak klo diceritain disini. Yang jelas, jagalah rahasia walaupun itu sangat sepele. Karena bisa jadi, hal yang kita anggap sepele, sangat berarti bagi orang lain.

Tulisan ini saya buat untuk mengingatkan diri sendiri yg masih banyak kekurangan dlm diri.

2 Komentar (+add yours?)

  1. Mbah Jiwo
    Apr 24, 2010 @ 15:28:27

    tips mudah : 1. jangan ceritakan aib ke siapapun, karena membuka aib itu ndak boleh, termasuk aib sendiri. 2. berhatilah2 kalau ada teman yg berbagi rahasia, karena rahasia itu amanah…

    sok baik

    Balas

    • anixmw11
      Apr 24, 2010 @ 15:47:09

      Haha, untuk makhluk bernama cewek, agak susah melakukan hal itu Mbah🙂
      Btw, matur tengkyu mampir di blog saya

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: