Hati-Hati Dengan Bolong Hati

Pasca kecelakaan beberapa hari yang lalu, ak mendapat kenang-kenangan yang istimewa. Hahaha, rok ku bolong. Karena tanganku babak bundas, ak belum bisa njahit bolongnya. Untung baju atasanku panjang jadi bisa nutupin bagian yang bolong.Jadi ak pede aja pake rok tersebut ke kantor,hehehe.
Tapi yang namanya bolong nggak baik kalau dibiarkan terus. Hohoho,bisa-bisa tambah lebar bolongnya. Dan semakin sulit diperbaiki. Begitu juga dengan hati kita. Hati kita sangat rentan bolong dikarenakan perbuatan maksiat yang kadang secara tidak sadar(ato pura2 gak sadar hayooo :D) kita lakukan.

Hati-hati dengan yang namanya hati karena disitulah letak baik buruknya diri kita. Ia menjadi tempat seluruh perasaan jiwa,kekuatan berpikir dan keyakinan manusia. Perasaan cinta, benci, bahagia, gelisah, marah, takabbur, tawadhu, yakin dan ragu muncul dari hati.

Karenanya hati sangat menentukan baik dan buruk manusia secara menyeluruh. Sebagaimana sabda Rasulullah saw, ”Ingatlah bahwa di dalam tubuh manusia ada segumpal organ, bila ia baik maka baiklah seluruh tubuh manusia itu. Dan bila dia rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Organ itu adalah hati (qolbu)” (HR Bukhari I/126 dan Muslim XI/27, 28).

Dalam sehari adaaa aja hal kecil yang bisa menimbulkan bolong pada hati kita.Misal nih ya : ngrumpi,nggosip,marah-marah yg ga jelas,berkata ketus yang bisa menyakiti hati orang lain, ato mungkin melihat sesuatu yg hiiyyy yang membuat hati berdesir-desir.

Nah kawan-kawan, bila hatimu mulai bolong, walaupun itu kecil mari segera ditambal&diperbaiki. Karena bila tak segera diperbaiki, bolongnya akan semakin lebar, dan akan semakin susah mengembalikan seperti keadaan semula.Pasti sampeyan2 tanya gini “Eh mbak, emang gimana caranya nambal hati yang bolong. Dijahit gt ya”

Yap betul betul betul. Tapi njahitnya pake jarum tobat dan benang amal. Hohoho karena saya bukan dokter jadi resepnya agak beda. Pengennya sih jadi dokter Qolbu🙂. Ini resep jawa lho,hehehe. Berikut ini macam-macam benang amal yang bisa digunakan :
– moco qur’an sak maknane
– sholat wengi lakonono
– wong kang soleh kumpulono
– kudu weteng ingkang luwe (poso)
– dzikir sing okeh

Hohoho demikianlah resep untuk menambal hati yang bolong. Waspadalah, klo mulai ada yg bolong dikiit aja, segera ditambal. Ntar kayak rok ku lho, semakin lama bolongnya semakin lebar dan akhirnya njahitnya jadi semakin susah+lama. Okeehh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: