Desa Vs Kota

Home sweet home

Home sweet home

Dulu waktu baru masuk SMA, ak ga pede banget coz rumahku di pelosok. Tepatnya di desa Sadang,Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Udah gitu rumahku itu ujung banget, dekat sawah. Di belakang rumahku ditanami pohon jati, jadi kayak hutan mini . Dari Malang Aku harus 3x ganti bis untuk pulang ke kampung halaman. Malang-Surabaya,Surabaya-Tuban,Tuban-Jatirogo. Makanya ak paling males klo pulang. Selain nguras kantong, perjalanannya juga lama,skitar 7 jam. Jadi ak ga akan pulang kampuang klo gak liburan panjang.

Tapi itu dulu. Sekarang ak bersyukur banget rumahku ada didesa. Skitar 3 bulan ini ak hidup di Surabaya, kota terbesar di Jawa Timur. Wew, gak selamanya hidup di kota itu enak. Walopun klo cari apa2 mudah, tp lingkungannya itu lho. Udah Panas,sumpek,bau,macet,polusi semua campur jadi satu(berdasarkan pengamatanku selama ini).

Saluran air (Sungai,selokan) di Surabaya kebanyakan sudah tercemar oleh sampah-sampah yang dibuang oleh penduduk secara sembarangan. Sehingga menimbulkan bau yang super duper gak enak. Pernah suatu kali ak bejalan melewati sungai dekat kosanku, eh ada seseorang yang buang sampah gitu aja ke sungai. Itu baru satu orang lho,belum lg anggota keluarganya yang lain,belum lagi rumah-rumah yang lain. Bayangkan. Tapi kita juga ga bisa nyalahin orang itu sepenuhnya. Pemkot Surabaya juga harus bisa ngatur tata kota serta fasilitas-fasilitas untuk penduduknya. Sama-sama berusaha gitu.

Itu baru masalah saluran air. Belum lagi masalah pemukiman. Uggh! Rumahnya dempet-dempet dan usel-uselan kayak tahu isi (Surabaya aja udah kayak gini, apalagi jakarta !).

Pokoknya hidup di desa paling nyaman deh. Lahannya luas, belum banyak polusi, tenang, kekeluargaan yg erat. Klo ak merasa sumpek banget, biasanya ak gunakan untuk jalan-jalan di sawah dekat rumah. Rasanya jadi ploong….

Tapi, untuk sementara ini ak harus tinggal di kota untuk mencari sesuap nasi. Yap,kota adalah harapan bagi orang2 seperti saya yang baru saja lulus kuliah. Karena di daerah belum ada lapangan kerja yang sesuai.

Kelak, ak pengen hidup di desa aja. Ak pengen membangun desaku tercinta. Harapanku, suatu saat ak bisa membangun lapangan pekerjaan di desaku (entah apa itu..)

Desaku yang kucinta….

Pujaan hatiku…

Tempat ayah dan bunda

Dan handai taulanku

Tak mudah kulupakan

Tak mudah bercerai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai

12 Komentar (+add yours?)

  1. Imam Wahyudi
    Apr 27, 2009 @ 11:51:31

    wah romantis banget mbak anix ini… …. idealis romantis praktis ya…🙂 salam kenal mba anix skg di thepox ya tinggalnya???? kirim2 email dong

    Balas

  2. roedy
    Mei 06, 2009 @ 18:28:28

    pengin kenalam loh ma anix_melia bole ga ya??

    Balas

  3. Bobbyz
    Jul 02, 2009 @ 17:23:18

    hehehe…ada juga toh arek jatirogo yang buat blog. baguslah…lanjutkan bro…..
    jadi kangen ma jatirogo…dah lama nggak pulang ke jatirogo

    Balas

  4. nabillaeda
    Sep 26, 2009 @ 12:33:37

    q juga orang babat,lamongan.desa kan!!!tapi uda maju!!,q malah pede jadi orang desa karena bisa mudik,temen2 di babat baik2,temen2q betah di rumah(maklum,praremaja,11/12th lah!!!).q ndiri betah browsing,en..betah di rumah..
    Emang gt sih susahnya mudik,g ada libur pjg g mudik,uda lah…klu g bisa mudik jangan ‘paksakan diri’..euyyy..
    sama,q lagi silaturahim di surabaya.beberapa wqt lalu q silaturahim ke nenek surabaya.baik cuj..tapi..ya gitu lah(namanya jg kota.boso babat kutit)…
    sekian

    Balas

  5. ron3yboy
    Des 29, 2009 @ 07:06:22

    0iii,wong jatirogooo..😀

    Balas

  6. auguztomatic
    Okt 12, 2010 @ 02:55:09

    mb’ Anik, add q di fb dunkz,
    q jg arek jatirogo,
    oza q anak didiknya Bu nur Laila Mubarokah,

    Fb_q “Auguztomatic Kazu Matsuzawa”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: